Mode Edit Aktif: Anda dapat mengklik teks mana saja di dalam dokumen untuk langsung mengedit nilainya sebelum dicetak.
Terintegrasi Sekolah Adiwiyata / PBLHS

MODUL AJAR INFORMATIKA

FASE D / KELAS VII SEMESTER GANJIL — KURIKULUM MERDEKA

A. INFORMASI UMUM
Penyusun Prihakso Setyo Handoko, S.Kom
Satuan Pendidikan SMP Unggulan Zainul Hasan Genggong
Fase / Kelas / Sem. D / VII (Tujuh) / Ganjil
Mata Pelajaran Informatika
Materi Pokok Berpikir Komputasional (Computational Thinking)
Tema Adiwiyata Pengelolaan Sampah & Efisiensi Energi di Lingkungan Sekolah
Tahun Pelajaran 2025/2026
Alokasi Waktu 2 × 40 menit (1 Pertemuan)
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
IDENTIFIKASI & Wawasan Lingkungan
Dimensi Profil Pelajar Pancasila Berakhlak Mulia (Akhlak terhadap Alam) Bernalar Kritis Mandiri Gotong Royong
Lingkungan Pembelajaran Ruang Kelas / Laboratorium Komputer dan Lingkungan Hijau Sekolah (Taman & Tempat Pemilahan Sampah Organik/Anorganik).
Pemanfaatan Digital Slide Presentasi Interaktif, Video Edukasi "Berpikir Komputasional & Solusi Masalah Sampah Sekolah", Mentimeter/Quizizz.
Kemitraan Pembelajaran Tim Pembina Adiwiyata Sekolah, Kader Lingkungan Hidup Sekolah, Guru TIK.
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Kode Uraian Tujuan Pembelajaran
TP 1 Murid dapat mengetahui definisi dan konsep dasar berpikir komputasional serta 4 pilar utamanya melalui studi kasus pemecahan masalah lingkungan sekolah.
TP 2 Murid dapat menjelaskan definisi berpikir komputasional beserta contoh penerapannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari dan pengelolaan lingkungan Adiwiyata (seperti sistem pemilahan sampah dan efisiensi penggunaan listrik/air).
C. PRAKTIK PEDAGOGIS & PENGALAMAN BELAJAR

Model & Sintaks Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL)

Sintaks PBL Berbasis Adiwiyata:

  1. Orientasi murid pada masalah lingkungan sekolah (sampah & efisiensi energi)
  2. Mengorganisasi murid untuk belajar pemecahan masalah logis
  3. Membimbing penyelidikan individu/kelompok mengenai pilar CT
  4. Mengembangkan dan menyajikan solusi berbasis berpikir komputasional
  5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah lingkungan

Metode Pembelajaran

Diskusi interaktif, Curah Pendapat (Brainstorming) Masalah Lingkungan, Studi Kasus Adiwiyata, dan Presentasi Singkat.

Sumber Belajar

Buku Paket Informatika Kelas VII Kurikulum Merdeka, Video Pembelajaran Berpikir Komputasional & Kelestarian Lingkungan, Panduan Program Adiwiyata Sekolah, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

E. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Tahap Kegiatan Peserta Didik Profil Pancasila & Adiwiyata
Memahami Mengamati masalah nyata penumpukan sampah plastik di sekolah dan pemborosan energi, lalu mengaitkannya dengan pentingnya memecahkan masalah secara terstruktur menggunakan konsep berpikir komputasional. Akhlak terhadap Alam Bernalar Kritis
Mengaplikasikan Menganalisis kasus pengelolaan lingkungan Adiwiyata dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi definisi berpikir komputasional serta membedakannya dari cara berpikir biasa/acak. Gotong Royong Kreatif
Merefleksi Menyimpulkan pengertian berpikir komputasional serta merumuskan manfaatnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah pada lembar LKPD. Mandiri Peduli Lingkungan
F. DETAIL KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tahap Aktivitas Pembelajaran Waktu
Pendahuluan
  • Guru menyapa murid, berdoa bersama, dan mengecek kebersihan area tempat duduk (Budaya Kebersihan Adiwiyata).
  • Apersepsi: Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian bingung bagaimana cara mengatasi sampah plastik yang terus menumpuk di sekolah? Bagaimana jika masalah besar ini kita urai satu per satu secara logis?"
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
15 Menit
Kegiatan Inti

Sintaks 1 – Orientasi Masalah: Guru menayangkan video/studi kasus singkat tentang permasalahan sampah sekolah dan pemborosan energi, serta bagaimana berpikir komputasional membantu merancang solusinya.

Sintaks 2 – Pengorganisasian: Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk mendiskusikan apa itu "Berpikir Komputasional" dalam konteks masalah Adiwiyata.

Sintaks 3 – Penyelidikan: Murid membaca bahan ajar dan mendiskusikan 2 pertanyaan pada LKPD mengenai definisi berpikir komputasional dan penerapannya pada masalah kelestarian sekolah.

Sintaks 4 – Pengembangan Karya: Murid merumuskan jawaban terbaik hasil diskusi kelompok pada LKPD.

Sintaks 5 – Presentasi: Perwakilan kelompok menjelaskan definisi berpikir komputasional beserta contoh penerapannya dalam lingkungan Adiwiyata di depan kelas.

Sintaks 6 – Evaluasi: Guru memberikan penguatan konsep dan umpan balik terhadap hasil presentasi murid.

55 Menit
Penutup
  • Murid bersama guru merefleksikan poin penting pembelajaran dan komitmen menjaga lingkungan sekolah.
  • Guru menyimpulkan materi dan memberikan apresiasi atas partisipasi murid.
  • Memastikan peralatan/perangkat dimatikan untuk efisiensi energi sebelum menutup kelas dengan doa dan salam.
10 Menit
G. RUBRIK PENILAIAN PRODUK PROYEK / LKPD
Aspek Penilaian Indikator Penilaian Kriteria Penilaian Skor Max
1. Pengetahuan Konsep (Mengetahui) Kemampuan mengenali dan memilih definisi dasar berpikir komputasional secara tepat. - Sangat Baik (4): Memahami seluruh konsep & pilar secara akurat.
- Baik (3): Memahami konsep umum dengan sedikit kekeliruan.
- Cukup (2): Hanya memahami sebagian kecil konsep.
- Perlu Bimbingan (1): Belum memahami konsep dasar.
50
2. Penjelasan & Kepedulian Lingkungan (Menjelaskan) Kemampuan menjelaskan definisi berpikir komputasional menggunakan kata-kata sendiri beserta contoh kasus lingkungan Adiwiyata. - Sangat Baik (4): Penjelasan sangat jelas, runtut, dan contoh kasus Adiwiyata sangat tepat.
- Baik (3): Penjelasan jelas dan contoh cukup tepat.
- Cukup (2): Penjelasan kurang runtut.
- Perlu Bimbingan (1): Penjelasan tidak relevan.
50

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Materi: Berpikir Komputasional (Komitmen Sekolah Adiwiyata)

Nama Siswa: ..................................... Kelas: VII (Tujuh)
Kelompok: ..................................... Tanggal: .....................................

Petunjuk: Jawablah dua pertanyaan di bawah ini berdasarkan diskusi kelompok dan pengamatan lingkungan sekolahmu!

Pertanyaan 1 — Mengetahui (C1/C2)

Di sekolah Adiwiyata, kita sering dihadapkan pada masalah pengelolaan sampah plastik dan hemat energi. Berdasarkan materi yang telah dipelajari, manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai pengertian dasar Berpikir Komputasional? Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (✓)!

A. Cara berpikir seperti komputer yang harus menggunakan bahasa pemograman dan listrik secara terus-menerus.

B. Metode pemecahan masalah secara logis dan terstruktur untuk merumuskan solusi yang efisien, baik dengan atau tanpa komputer (misalnya dalam mengatur sistem pemilahan sampah sekolah).

C. Kemampuan menghitung jumlah pohon di sekolah secara cepat tanpa bantuan kalkulator.

D. Proses merakit perangkat keras komputer agar ramah lingkungan.

Pertanyaan 2 — Menjelaskan (C2)

Jelaskan dengan menggunakan bahasamu sendiri, apa yang dimaksud dengan Berpikir Komputasional? Berikan satu contoh bagaimana cara menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan masalah lingkungan di sekolahmu (seperti pengelolaan sampah plastik atau hemat energi)!